Tips Mudah Dan Tepat Menata Dapur Basah Dan Dapur Kering
Tips Mudah Dan Tepat Menata Dapur Basah Dan Dapur Kering
Pada rumah berukuran aga besar yang memiliki 1 atau 2 lantai biasanya memiliki dua dapur, yaitu dapur basah dan dapur kering, memang idealnya kita perlu memiliki dua jenis dapur, dapur untuk memasak dan dapur untuk menghidangkan makanan, untuk menyajikan menu makanan yang ringan dan mudah dibuat, kita menggunakan dapur kering, namun untuk makanan yang perlu di proses lama dan lebih repot dalam pembuatannya, biasanya perlu menggunakan dapur kotor atau dapur basah. Dengan begitu desain dapurnya juga tentu harus berbeda untuk menunjang fungsi tersebut.
Nah dalam artikel ini, kami arsitek77 akan mengulas beberapa Tips Mudah Dan Tepat Menata Dapur Basah Dan dapur kering, berikut artikelnya dibawah ini.
Mengatur Luas Dapur
Saat kamu akan membuat dua dapur pada satu rumah, ada hal yang perlu di perhatikan bahwa dapur basah harus berukuran lebih luas daripada dapur kering, hal ini karena dapur basah berfungsi sebagai tempat untuk mengolah dan menyimpan bahan makanan, dengan begitu perlu ruangan yang lebih luas agar bisa dengan mudah untuk beraktivitas didalamnya. sementara itu untuk dapur kering biasanya hanya digunakan sebagai tempat membuat makanan-makanan yang cepat disajikan, seperti sereal atau membuat kopi, dengan begitu dapur kering tidak membutuhkan ruangan yang terlalu besar.
Menambahkan Sirkulasi Udara
Setiap ruangan tentunya membutuhkan sirkulasi udara agar diruangan tersebut tidak gelap, lembab dan bau, apalagi pada dapur, sangat wajib sekali sirkulasi udara untuk membuang udara kotor saat memasak, terutama pada dapur basah yang memiliki akitivitas yang berat seperti memasak, merebus, menggoreng dan memotong daging, jadi sangat perlu menambahkan ventilasi udara dan jendela besar, hal ini tentunya penting dilakukan karena dapur akan mengeluarkan banyak asap dan bau dari aktivitas tersebut. Apalagi jika kamu menggnakan tabung gas, tentu sangat diperlukan sirkulasi udara yang baik.
Mengatur Furniture untuk menempatkan alat-alat masak dan bahan makanan
Seperti yang sudah kita singgung diatas bahwa dapur basah memiliki aktivias yang berat serta membutuhkan ruangan yang lebih luas daripada dapur kering, serta kita juga tentunya membutuhkan ruangan penyimpanan lebih untuk menyimpan berbagai perabot masak dan persediaan makanan pada dapur basah. Maka dibutuhkan lemari yang bisa menampung kebutuhan tersebut, pasanglah cabinet gantung di dinding dapur untuk menyimpan panci dan piring, lalu pasang gantungan untuk mengangung beberapa peralatan dapur seperti wajan, centong dan sepatula. Pastikan kamu memasang cabiet dengan penyimpanan ekstra untuk menyimpanan persediaan makanan.
Gunakan 2 tempat Sampah Besar
Jangan sampai sampah berserakan dimana-mana, jika kamu sering memasak, jangan lupa untuk menaruh tempat sampah yang berukuran besar, pastikan untuk menggunakan dua tempat sampah yang berbeda yaitu sampah organik dan anorganik, karena pada dapur kita tak hanya menemukan sampah organik seperti kulit buah-buahan atau sisa makanan tetapi kita juga pasti membutuhkan tempat sampah khusu untuk anogrnaik untuk membuang sisa plastic makanan, kamu bisa menempatkan dua tempat sampah ini pada dapur basah dengan ukuran yang besar.
Sedangkan untuk dapur kering, kamu hanya perlu menyiapkan satu tempat sampah berukuran kecil khusus buangan sampah anorganik, karena biasanya pada dapur kering kita hanya membuang sisa-sisa sampah bekas kemasan kopi atau serelal, namun jika diperlukan kamu bisa menambahkan tempat sampah organik juga. Dengan begitu pembuangan sampah bisa terorganisir dengan baik dan akan lebih membuangnya jika kita pisahkan kedua jenis sampah tersebut.
Memilih Materal Dinding Yang Tepat Pada Area Dapur
Sementara itu pada dinding dapur, sebaiknya menggunakan lapisan keramik, terutama pada dapur basah, karena bisa terkena cipratan dari minyak dan bumbu dapur yang bisa menempel pada dinding dan merusak permukaan cat. Tentunya dengan dinding keramik akan sangat mudah untuk dibersihkan dan akan menjanga dinding agar tetap kering dan awet. Sementara untuk dinding dapur kering, kamu tidak perlu repot-repot melapisinya dengan keramik karena area ini minim aktivitas berat, namun jika untuk tujuan keindahan, kamu bisa menambhakan keramik dengan motif cantik agar ruangan bisa lebih indah.
Memilih Material Lantai Yang Tepat
Kemudian, pemilihan material lantai untuk dapur basah pun tidak bisa sembarangan. Keselamatan kamu sebagai pemilik rumah adalah pertimbangan penting saat memilih material lantai. Karena akan ada banyak aktivitas di ruangan ini, pilihlah material yang tidak mudah licin, semisal semen ekspos, lantai kayu parket, atau lantai yang memiliki permukaan yang lebih kesat sehingga lebih aman ketika pijak meskipun lantai dalam keadaan basah.
Penyedot Asap (cooker hood)
Jika kamu ingin udara atau asap lebih maksimal hilang dari dapur, maka tidak cukup menambahkan ventilasi saja, jika ada butget cukup, kamu bisa membeli penyedot asap. Alat ini bisa menyedot bau yang tidak sedap yang ada pada dapur basah. Dengan begitu kamu tidak perlu khuatir aroma tidak sedap bisa menyebar kedalam ruangan lain dirumah mu.
Sumber Referensi: 99.co/Indonesia/blog




















[...] rumah berukuran aga besar yang memiliki 1 atau 2 lantai biasanya memiliki dua dapur, yaitu dapur basah dan dapur kering, memang idealnya kita perlu memiliki dua jenis dapur, dapur [...]